Ruko di lokasi ini punya kondisi site yang tidak biasa — sisi belakang berbatasan langsung dengan tanah yang lebih tinggi. Artinya ada tekanan tanah lateral yang harus ditahan, dan itu butuh perhitungan tersendiri di luar struktur utama bangunan.
Kami desain dinding penahan tanah (retaining wall) beton bertulang yang terintegrasi dengan struktur ruko. Tingginya disesuaikan dengan perbedaan elevasi tanah di site, dan tulangan dihitungkan terhadap tekanan tanah aktif berikut beban surcharge dari atas.
Struktur utama ruko sendiri pakai sistem rangka beton bertulang 3 lantai. Kolom 35x35 cm dengan balok induk 30x50 cm — dimensi ini kami optimasi berdasarkan beban aktual, bukan asal besar. Lantai pakai pelat beton 12 cm yang cukup untuk menampung fungsi komersial di setiap lantai.
Dari project ini kami belajar bahwa penanganan retaining wall yang kurang tepat bisa jadi masalah besar di kemudian hari. Retak, bocor, atau pergeseran dinding adalah masalah yang sering muncul kalau perhitungannya tidak teliti sejak awal. Di sini kami pastikan semuanya sudah benar sebelum gambar diserahkan.
Ceritakan kebutuhan Anda dan kami diskusikan bersama.